Expert Judgement Instrumen Hasil Adaptasi

Ilustrasi proses expert judgement pada instrumen penelitian hasil adaptasi dan translasi alat ukur.
21 Jul

Apakah Instrumen Hasil Adaptasi Tetap Memerlukan Expert Judgement?

Apakah instrumen hasil adaptasi tetap memerlukan expert judgement? Pertanyaan ini sering diajukan oleh mahasiswa yang menggunakan alat ukur dari penelitian sebelumnya dan telah melalui proses translasi ke dalam bahasa Indonesia. Sebagian beranggapan bahwa instrumen yang telah tervalidasi pada penelitian asal tidak lagi memerlukan penilaian ahli. Padahal, proses adaptasi instrumen tidak hanya berkaitan dengan penerjemahan bahasa, tetapi juga menyangkut kesesuaian makna, konteks budaya, dan indikator yang akan digunakan dalam penelitian.

Oleh karena itu, instrumen hasil adaptasi tetap perlu memperoleh perhatian yang sama seperti instrumen yang disusun dari awal. Pada banyak penelitian, expert judgement justru menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan bahwa setiap item masih merepresentasikan konstruk yang akan diukur setelah melalui proses adaptasi.

Mengapa Proses Validasi Tetap Penting pada Instrumen Adaptasi?

Instrumen yang baik tidak hanya memiliki redaksi yang mudah dipahami, tetapi juga mampu mengukur konstruk yang sama seperti versi aslinya. Ketika suatu alat ukur diterjemahkan ke dalam bahasa lain, terdapat kemungkinan terjadinya perubahan makna maupun perbedaan interpretasi pada setiap item.

Sebagai contoh, sebuah istilah yang umum digunakan dalam budaya tertentu belum tentu memiliki padanan kata yang tepat dalam bahasa Indonesia. Selain itu, karakteristik responden juga dapat memengaruhi cara mereka memahami suatu pernyataan dalam instrumen penelitian.

Karena itu, expert judgement diperlukan untuk membantu menilai apakah hasil adaptasi masih sesuai dengan teori dan tujuan pengukuran yang ingin dicapai.

Baca Juga: Berapa Jumlah Ahli Expert Judgement dalam Penelitian?

Apakah Translasi Saja Sudah Cukup?

Jawabannya adalah tetap diperlukan.

Proses translasi dan expert judgement memiliki tujuan yang berbeda. Translasi bertujuan untuk mengalihkan makna bahasa dari instrumen asli ke dalam bahasa yang digunakan oleh responden penelitian. Sementara itu, expert judgementbertujuan untuk menilai kesesuaian substansi item yang telah melalui proses adaptasi.

Dengan demikian, kedua proses tersebut saling melengkapi dan bukan saling menggantikan.

Secara umum, proses adaptasi instrumen dapat meliputi:

  • forward translation;
  • sintesis hasil translasi;
  • backward translation;
  • penilaian oleh ahli (expert judgement);
  • uji keterbacaan (pilot testing);
  • uji validitas dan reliabilitas; serta
  • penyempurnaan instrumen sebelum digunakan dalam penelitian.

Apa yang Dinilai Validator pada Instrumen Hasil Adaptasi?

Validator tidak hanya menilai ketepatan penggunaan bahasa pada setiap item. Sebaliknya, terdapat beberapa aspek yang biasanya menjadi perhatian dalam proses expert judgement, antara lain:

  • kesesuaian item dengan definisi operasional variabel;
  • kesetaraan makna dengan instrumen asli;
  • kejelasan redaksi setiap pernyataan;
  • relevansi item dengan karakteristik responden penelitian;
  • kesesuaian indikator yang diukur; serta
  • potensi munculnya interpretasi yang berbeda pada responden.

Melalui penilaian tersebut, validator dapat memberikan rekomendasi perbaikan apabila terdapat item yang dinilai kurang sesuai.

Apakah Semua Instrumen Hasil Adaptasi Memerlukan Expert Judgement?

Pada praktiknya, banyak penelitian tetap melibatkan validator meskipun instrumen yang digunakan berasal dari alat ukur yang telah memiliki validitas dan reliabilitas yang baik.

Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan, seperti:

  • adanya proses penerjemahan ke dalam bahasa yang berbeda;
  • perubahan karakteristik responden penelitian;
  • penyesuaian terhadap konteks budaya yang digunakan; maupun
  • modifikasi item tertentu agar lebih sesuai dengan tujuan penelitian.

Dengan kata lain, semakin besar proses adaptasi yang dilakukan, semakin penting pula memastikan bahwa kualitas instrumen tetap terjaga melalui penilaian ahli.

Baca Juga: Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Expert Judgement

Apakah Instrumen Hasil Adaptasi Tetap Memerlukan Expert Judgement Jika Tidak Ada Perubahan Item?

Meskipun tidak terdapat perubahan pada substansi item, proses adaptasi bahasa tetap berpotensi menimbulkan perbedaan makna yang tidak disadari.

Sebagai contoh, satu istilah dalam bahasa asli dapat memiliki beberapa padanan kata dalam bahasa Indonesia yang masing-masing memberikan nuansa makna yang berbeda. Selain itu, terdapat pula perbedaan budaya yang dapat memengaruhi cara responden memahami suatu pernyataan.

Karena itu, expert judgement tetap dapat membantu memastikan bahwa hasil adaptasi telah sesuai dengan tujuan pengukuran yang diharapkan.

Kapan Expert Judgement Dilakukan pada Instrumen Hasil Adaptasi?

Pada umumnya, expert judgement dilakukan setelah proses translasi selesai dan sebelum instrumen digunakan dalam tahap uji coba.

Urutan prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. menentukan instrumen yang akan diadaptasi;
  2. melakukan proses translasi;
  3. menyusun hasil sintesis translasi;
  4. melakukan backward translation apabila diperlukan;
  5. melaksanakan expert judgement;
  6. melakukan revisi berdasarkan masukan validator;
  7. melaksanakan uji coba instrumen; dan
  8. melakukan analisis validitas serta reliabilitas.

Dengan tahapan tersebut, peneliti memiliki kesempatan untuk melakukan perbaikan sebelum instrumen digunakan kepada responden penelitian.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Mahasiswa

Terdapat beberapa kesalahan yang masih cukup sering ditemui dalam proses adaptasi instrumen penelitian, yaitu:

  • menggunakan hasil terjemahan tanpa proses penilaian ahli;
  • mengubah redaksi item tanpa mempertimbangkan makna konstruk yang diukur;
  • menganggap instrumen yang telah tervalidasi pada penelitian sebelumnya tidak lagi memerlukan proses validasi; serta
  • tidak menyesuaikan karakteristik responden dengan konteks penelitian yang dilakukan.

Padahal, kualitas instrumen merupakan salah satu aspek penting yang akan memengaruhi kualitas data penelitian secara keseluruhan.

Layanan Expert Judgement Online dari Sanara

Sanara menyediakan layanan expert judgement online untuk berbagai kebutuhan penelitian, termasuk instrumen hasil adaptasi dan translasi. Proses validasi dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian kompetensi validator terhadap variabel penelitian sehingga peneliti memperoleh masukan yang lebih relevan dan komprehensif.

Layanan ini dapat membantu mahasiswa dari seluruh Indonesia dalam mempersiapkan instrumen penelitian sebelum memasuki tahap uji coba maupun pengumpulan data.

Baca Juga: Jasa Expert Judgement Online untuk Mahasiswa Seluruh Indonesia

Apakah instrumen hasil adaptasi tetap memerlukan expert judgement? Pada banyak penelitian, jawabannya adalah ya. Proses adaptasi instrumen tidak hanya berkaitan dengan penerjemahan bahasa, tetapi juga memastikan bahwa setiap item tetap mampu mengukur konstruk yang sama sesuai dengan tujuan penelitian.

Melalui expert judgement, peneliti dapat memperoleh masukan mengenai kesesuaian substansi, kejelasan redaksi, dan relevansi item terhadap karakteristik responden. Dengan demikian, kualitas instrumen yang digunakan dalam penelitian dapat lebih terjaga sebelum memasuki tahap pengujian selanjutnya.

Categories

Konseling Jadi Mudah dan Aman

Hubungi Kami
Cart

No products in the cart.

Search
Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
Click outside to hide the comparison bar
Compare